CV.ARINDO BINTANG PERSADA

ADVERTISING,PROMOTION&EVENT ORGANIZING

Sabtu, 22 Januari 2011

CATATANKU

Harga Sebuah Kesuksesan
Michaelangelo adalah seorang seniman besar. Salah satu karya terbesarnya telah menghiasi langit - langit Sistine Chapel dan dikagumi setiap orang sepanjang masa. Namun tidak semua orang mengetahui betapa keras usahanya dalam menghasilkan maha karya tersebut.

Maka dia berkata, "Jika seandainya orang - orang tahu betapa tersiksanya saya selama 4 tahun saat melukis atap Sistine Chapel sambil berbaring, mereka tidak akan kaget melihat hasil seperti ini."

Sebuah pelajaran menarik, mitra bisnis, dimana kita harus selalu bersedia membayar harga yang pantas untuk suatu hasil yang luar biasa pula. Anda bisa lihat para superstar, mereka yang paling laris, paling cantik, paling sexy, dan paling digemari adalah mereka yang paling banyak juga berolah raga, berlatih, menjalani diet ketat, dan mati - matian mempertahankan kondisi puncaknya demi mempertahankan kesuksesan yang telah diraih dengan susah payah.

Demikan pula hakikat sukses dalam hidup kita. Tiap kesuksesan yang datang menuntut kerja keras, usaha, latihan, dan perjuangan yang tidak main - main. Anda tidak bisa menghindarinya, itu adalah harga dari sebuah kesuksesan yang selalu anda inginkan. Setiap orang yang meraih sukses luar biasa selalu juga memberian usaha yang luar biasa, kesungguhan yang luar biasa, perjuangan yang keras, sebelum akhirnya datang satu kesuksesan membuat mereka dikenang sepanjang masa.

Kalau anda ingin menghasilkan kesuksesan yang luar biasa, mengapa anda tidak mau berusaha lebih keras dari yang lainnya? Kesuksesan tidak pernah datang dengan mudah dan murah! Anda selalu harus membayar penuh harganya, menebusnya dengan perjuangan anda.

Selama berusaha anda akan mengalami berbagai hal. Mungkin anda akan ditolak. Mungkin anda akan jatuh terpuruk dulu. Mungkin anda akan gagal berulang - ulang dan terus - menerus juga. Tapi kemauan anda untuk terus maju dan mencoba lagi pada ahirnya akan selalu memberikan hasil yang luar biasa.Sukses tidak pernah jatuh dari langit, maka andalah yang harus mendaki tangga hingga sampai ke langit dan meraih sukses otu dengan tangan anda sendiri.

Tidak ada sukses yang bisa anda raih tanpa anda usahakan. Tidak ada sukses yang datang tanpa anda membayarnya dengan kerja keras. Dan anda harus selalu membayarnya di depan! Anda harus BERUSAHA DULU barulah bisa sukses. Tidak bisa sebaliknya, dan pembayaran atas sukses ini tidak bisa dicicil separuh - separuh! Anda harus membayar dengan penuh setiap hari, sampai apa yang anda idam - idamkan ada di tangan anda.

Mitra bisnis, Stephen King Sang penulis thriller kondang pernah berkata juga, "Yang membedakan kegagalan dengan kesuksesan adalah kerja keras, dan kerja keras itu yang akan membawa kesuksesan dalan hidup". Maka bagaimana dengan anda hari ini, sudahkah anda membayar harga kesuksesan yang harus anda bayar hari ini dengan penuh? 

Diimani dan Diamini

Pada kesempatan ini kita akan bicara tentang percaya. Saya rasa kalau ingin sukses anda harus percaya pada diri anda sendiri dulu kalau anda bisa sukses. Believe in youself. Kalau anda tidak percaya pada diri anda, tidak percaya pada produk anda, anda tidak mungkin jadi sukses. Dengan kata lain, diimani dan diamini.

Lihat saja salesman. Kalau dia percaya pada produknya, dia akan memiliki keyakinan bahwa produknya hebat, maka diapun akan berusaha agar produk itu bisa terjual. Tapi kalau dia tidak percaya pada kehebatan produknya, dia juga tidak akan berhasil menjual. Saya punya seorang kawan salesman yang percaya pada produknya. Dia dengan mudah mempromosikan produk tersebut dan melakukan penjualan yang menguntungkan. Namun pada suatu hari, ia mengetahui bahwa produknya tidaklah sebaik yang dia sangka. Maka dengan segera saja ia kehilangan kemampuan menjualnya.

Seseorang tidak akan dapat menipu hati nuraninya. Kalau anda tidak percaya produk anda, anda tidak akan bisa menjual. Demikian juga kalau anda tidak percaya bahwa diri anda bisa sukses, anda tidak akan bisa sukses!

Pada saat mengharapkan sesuatu, yang tidak kalah penting adalah percaya bahwa anda bisa meraih harapan anda tersebut. Pada saat anda berharap untuk sukses, anda juga harus percaya kalau anda bisa meraih kesuksesan yang anda dambakan itu! Jika anda bisa percaya, cepat atau lambat anda akan sukses. Tapi kalau anda tidak percaya anda bisa sukses, anda juga tidak akan pernah bisa sukses menkipun anda sudah berusaha sekuat - kuatnya dan sebaik - baiknya.

Satu kata kunci yang sederhana, 'PERCAYA bisa mengubah segalanya'. Kata ini sangat populer dan sering dipakai oleh kalangan businessman sukses tingkat dunia. Katakan "Saya PERCAYA saya BISA SUKSES". Dengan demikian anda menguatkan dasar - dasar dalam diri anda sendiri untuk meraih sukses tersebut.

Anda harus percaya kalau anda telah diciptakan dengan baik, dengan special, dengan luar biasa untuk meraih kesuksesan yang menjadi hak anda. Ingatlah bahwa dalam hidup ini, meskipun anda pernah gagal, tapi juga banyak meraih kesuksesan. Buatlah peringatan bagi tiap kesuksesan baik kecil maupun besar yang pernah anda raih dalam hidup. Sebaliknya, bila anda menemukan kegagalan, anggap saja sebagai pelajaran dan jalan yang harus dilalui sebelum akhirnya anda meraih sukses besar.

Bahkan Thomas Alfa Edison menemukan ribuan kegagalan sebelum ia akhirnya menemukan bahan yang tepat untuk bola lampunya. Pada ribuan kegagalan ini, saat anak buahnya memprotes, "Sir, kita tidak akan bisa menemukannya. Ini sudah kesekian kalinya kita mencoba dan gagal lagi". Thomas Alfa Edison hanya tertawa dan berkata, "Apa maksudmu gagal lagi? Kita sudah berhasil. Well, setidaknya kita berhasil mengetahui bahwa bahan ini tidak cocok dipakai dalam bola lampu kita!"

Optimisme luar biasa telah mendorong Edison untuk menciptakan karya luar biasa dan membuat namanya dikenang. Bagaimana dengan diri anda? Tidakkah anda mengerti bahwa anda juga sama istimewanya dengan Edison dan berhak atas kesuksesan yang sama? Edison percaya bahwa kelak dia akan menemukan bahan yang cocok bagi bola lampunya – dan ia menemukannnya setelah ribuan kali gagal dan terus mencoba. Andapun bisa mengikuti jejak Edison ini dengan PERCAYA pada diri anda bahwa anda BISA meraih SUKSES selalu.

Sayapun selalu percaya, anda adalah pribadi yang luar biasa yang dicipakan untuk SUKSES, dan SUKSES adalah milik anda semua!

Memotivasi Karyawan

Business wisdom hari ini akan menggambarkan bagaimana cara memotivasi orang. Atau apa saja yang diperlukan untuk memotivasi karyawan kita. Hal yang paling penting adalah, untuk apa kita perlu memotivasi mereka. Elemen apa yang kita perlukan supaya mereka termotivasi.

Pertama adalah usahanya. Banyak orang yang tidak berusaha maksimal dalam pekerjaannya. Mereka menganggap bahwa pekerjaannya adalah sesuatu kebisaaan saja. Tetapi mereka tidak mau bekerja dan berusaha lebih keras dibandingkan apa yang sudah dia lakukan dalam masa yang sebelumnya. Maka, kita harus bisa memotivasi mereka, bahwa kalau mereka berusaha lebih keras maka mereka akan lebih sukses dalam hidupnya. Memotivasi usaha adalah hal yang paling dasar dan umum dalam memotivasi orang.

Kedua adalah bagaimana kita memotivasi orang agar lebih efektif dalam melakukan pekerjaannya. Sering dalam pekerjaan, orang itu melakukan pekerjaannya dengan cara yang salah. Kita juga sering melihat, kadang orang sudah bekerja keras, tetapi hasilnya sangat jelek. Itu adalah orang yang tidak mampu bekerja secara efektif. Kalau kita hanya push dia untuk bekerja lebih keras saja, maka yang yang akan kita dapatkan adalah orang yang bekerja lebih keras tetapi tidak menghasilkan sesuatu untuk perusahaan kita. Ini juga salah dan perlu kita diperbaiki. Kita juga harus bisa mengajarkan kepada mereka, cara yang benar untuk bekerja. Inilah yang akan mendorong karyawan kita ke arah efektivitas yang lebih tinggi.

Ketiga adalah ketekunan. Kalau orang itu bekerja keras, kemudian tahu-tahu lemas dan dan tidak berhasil kemudiaan tidak mau bekerja lagi. Maka kita secara berkala harus mengingatkan dia tentang pentingnya sebuah pekerjaan yang berhasil dengan baik. Kalau kita mendorong karyawan kita ke arah yang lebih baik, maka tiga hal inilah yang perlu kita perhatikan. Memang ada beberapa orang tertentu yang sangat ter-drive oleh nilai uang atau money value yang tinggi. Sehingga kalau komisinya besar dia akan bekerja keras. Coba kita lihat di dalam pekerjaan para pemborong. Ada pemborong bangunan maupun harian. Kalau pekerja borongan, dia akan cepat sekali bekerja. Anda lihat kalau mereka membuat tembok atau lantai, maka mereka dapat lebih cepat 3 sampai 4 kali dari pekerja harian. Walaupun kerjanya kasar dan agak terburu-buru. Tetapi coba kita lihat apa yang membuat mereka termotivasi untuk bekerja lebih keras; yaitu uang. Walaupun tidak semua orang tidak termotivasi dengan uang. Tetapi uang atau benefit secara financial tetaplah penting dalam memotivasi karyawan-karyawan.

Hal kedua yang perlu diperhatikan selain uang adalah kepuasan dalam bekerja atau feeling appreciated. Bahwa kalau mereka bekerja dengan baik, Anda berterimakasih kepada mereka. Anda juga memberikan penghargaan non material kepada mereka. Inilah salah satu yang memotivasi orang untuk bekerja lebih keras.

Hal ketiga adalah contoh. Kalau Anda memberikan contoh jelek dalam bekerja, bermalas-malasan, tidak mau datang pagi, maka bagaimana Anda mengharapkan karyawan Anda bekerja keras?

Tidak Terburu - Buru

Ada sebuah kisah kuno dari negeri China yang dituturkan oleh filsuf terkenal Lao Tzu, yang mengajarkan betapa pentingnya kemampuan untuk diam dan menerima, yang seringkali kita lupakan dalam hidup ini. Kemampuan untuk menikmati segala sesuatu seperti apa adanya, dan bahwa dengan membiarkannya tetap demikian kadangkala merupakan jalan terbaik bagi kita.

Pada suatu hari, Lao Tzu sedang berjalan - jalan di kampung halamannya. Kebetulan ia lewat di depan rumah seorang petani yang hendak menebang pohon tua di depan rumahnya. Lao Tzu bertanya, "Saudaraku, apa yang hendak engkau lakukan?"

Petani itu menjawab, "Oh, Guru, saya akan menebang pohon ini untuk kayu bakar karena ia sudah tidak berguna lagi. Ia sudah terlalu tua, tidak lagi menhasilkan buah yang melimpah. Batangnya terlalu keras, tidak bisa diambil sedikit demi sedikit untuk kerajinan dan keperluan rumah tangga. Tapi setidaknya ia cukup kering dan bisa dijadikan kau bakar."

Lao Tzu mengangguk mendengar kata - kata si petani. Kemudian ia berkata, "Tapi saudaraku, dengan berbuat demikian engkau hanya menyusahkan dirimu sendiri. Tidakkah engkau menyadari, pohon ini telah memberikan banyak manfaat bagimu?" Si petani kebingungan dan bertanya, "Manfaat apa lagi yang kuperoleh dari pohon tua ini, Guru?"

Lao Tzu tersenyum dan menjelaskan, "Pohon ini memang tua dan tidak memberimu buah yang melimpah, tapi ia telah sangat berjasa kepadamu. Dahan - dahannya telah menjadi rumah yang kokoh bagi burung - burung, yang setiap pagi membangunkanmu dengan kicauannya. Ranting - rantingnya yang jatuh ke tanah, telah menjadi bahan mainan bagi anak - anakmu. Siang hari di kala engkau kelelahan, bayangannya memberimu keteduhan dengan rimbum dedaunannya. Kerimbunan itu pula yang telah memberikan ide bagi para penyair yang kebetula lewat, untuk menciptakan puisi terindah tentang desa ini. Biji - Bijinya yang jatuh ke tanah menjadi makanan bagi ayam - ayammu. Bahkan daunnya yang gugur menjadi makanan bagi ternakmu. Bahkan dikala engkau bertengkat dengan istrimu, engkau pergi menyendiri juga di bawah pohon ini. Demikianlah saudaraku, apakah engkau masih berpendapat pohon ini tidak berguna dan hendak menjadikannya kayu bakar?" Sang petani pun mengangguk dan membatalkan niatnya menebang pohon itu.

Demikianlah pelajaran sederhana dalam kisah ini, mitra bisnis, bahwa sesuatu yang tampaknya tidak berguna kehadirannya seringkali memiliki manfaat luar biasa bagi bisnis anda. Misalnya saja karyawan yang sudah 20 tahun bekerja di perusahaan anda, mungkin anda melihatnya sudah tidak produktif lagi. Tapi mungkin dialah yang memegang semua transaksi perusahaan dengan klien - klien terbesar. Atau pekerja kebersihan anda, tampaknya apa yang dilakukannya memang sepele. Tapi bagaimana jadinya rupa kantor anda kalau dia tidak masuk seminggu saja?

Begitulah adanya dalam bisnis dan kehidupan ini. Apa yang tampaknya usang dan tidak berguna mungkin justru telah memberikan manfaat besar bagi hidup anda. Maka sebelum anda memutuskan untuk membuang sesuatu, jangan lupa untuk mengingat kembali apa guna hal tersebut bagi anda.

Memang tidak dapat dipungkiri, dalam hidup dan bisnis diperlukan banyak perubahan untuk bisa bertahan dari masa ke masa. Tapi pada saat anda mengubah sesuatu, hendaknya anda mempertimbangkan dengan teliti bahwa perubahan itu sudah tepat dan tidak akan merugikan anda terlalu besar pula.

Demikianlah Bisnis Wisdom kesempatan kali ini, kiranya akan berguna bagi kehidupan bisnis anda


Pemimpin Sejati


Ketika mendengar berita tentang terjebaknya pekerja tambang di Chille baru saja, saya takjub luar biasa. Sebuah peristiwa yang mendebarkan, mengharukan, tapi juga memberikan sebuah inspirasi luar biasa bagi kita. Mengapa? Karena peristiwa telah mempertontonkan karakter kepemimpinan yang luar biasa dari seorang manusia.
Sebagaimana diberitakan, pekerja tambang yang terjebak di sebuah kompleks pertambangan di Chile berjumlah 33 orang sejak 5 Agustus 2010. Para pekerja tambang tersebut baru dapat di evakuasi seluruhnya pada rabu tengah malam tanggal 13 Oktober 2010. Dengan sangat apik salah satu portal berita mengangkat judul “Pemimpin Ini Diselamatkan Paling Akhir” untuk menggambarkan akhir dari proses evakuasi pekerja tambang. Siapakah si “Pemimpin Ini”? Dia adalah Luis Alberto Urzua, pekerja tambang yang diselamatkan paling akhir.
Mengapa ia diselamatkan paling akhir? Bagi saya jawabnya sederhana tapi luar biasa, karena ia seorang pemimpin sejati. Karena hanya pribadi yang memiliki karakter kepemimpinan sejati yang mampu melakukan hal ini, mendahulukan kepentingan anggota/tim dibandingkan kepentingan pribadi, bahkan dalam peristiwa ini Luis mampu mengambil risiko kehilangan nyawa terkubur di dalam tanah jikalau ternyata terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama dalam proses evakuasi. Bagi Luis keberadaan ‘kita’ lebih penting dibandingkan keberadaan ‘saya’. Oleh karena itu keselamatan anggota/tim menjadi prioritas yang utama baginya, walaupun jika ditelaah secara manusiawi pasti ada perasaan takut dalam diri Luis, takut tidak dapat lagi bertemu dengan istri dan anaknya, takut kehilangan nyawa, namun ia telah mampu memanaje dan menaklukkan perasaan takut tersebut.
Semoga peristiwa ini mampu menginspirasi kita. Inspirasi tentang kepemimpinan yang bertanggung jawab terhadap orang-orang yang dipimpinnya. Karena setiap pribadi adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpinnya, apa pun itu.

0 komentar:

Posting Komentar

jam saiki...

profile inyong

Foto saya
BIASA-BIASA SAJA ORANGNYA BAIK DAN TIDAK SOMBONG

nggoleti yuuuhhh..

sing wis melu

jumlah penanyangan

Tour Karang Bolong-Anyer_PT.GSD Slideshow: Dhen’s trip from Bandung, Jawa, Indonesia to 2 cities Jakarta and Banten was created by TripAdvisor. See another Indonesia slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.